SUMBAWA, Beritalima.net – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mengawal rencana revitalisasi Istana Dalam Loka sebagai salah satu warisan budaya dan cagar budaya penting peninggalan Kesultanan Sumbawa.
Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dengan melakukan koordinasi langsung bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jarot didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Rombongan diterima Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI.
Pertemuan itu secara khusus membahas rencana revitalisasi Istana Dalam Loka, termasuk memastikan pelaksanaannya tetap mengacu pada prinsip-prinsip pelestarian cagar budaya.
Bupati Jarot menegaskan bahwa revitalisasi tidak boleh hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan. Karakter arsitektur, nilai sejarah, serta keaslian Istana Dalam Loka harus tetap menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan revitalisasi.
Menurutnya, Istana Dalam Loka memiliki posisi penting dalam sejarah Tana Samawa. Bangunan tersebut bukan hanya menjadi peninggalan arsitektur masa lalu, tetapi juga bagian dari identitas dan perjalanan sejarah masyarakat Sumbawa.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memandang revitalisasi sebagai upaya menjaga warisan sejarah agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Selain Istana Dalam Loka, perhatian terhadap peninggalan Kesultanan Sumbawa juga mencakup sejumlah bangunan bersejarah lainnya. Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan telah melakukan peninjauan terhadap Istana Dalam Loka, Istana Bala Kuning, dan Istana Bala Putih.
Bagi Pemkab Sumbawa, keberadaan bangunan-bangunan bersejarah tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang edukasi sejarah sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya di daerah.
Melalui koordinasi dengan Kementerian Kebudayaan, Bupati Jarot memastikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus mengawal proses revitalisasi Istana Dalam Loka agar berjalan sesuai kaidah pelestarian cagar budaya.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menjaga keberadaan fisik Istana Dalam Loka, tetapi juga menghidupkan kembali nilai sejarah dan kebudayaan yang terkandung di dalamnya sehingga dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Sumbawa.
Dengan langkah tersebut, revitalisasi Istana Dalam Loka diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga identitas budaya Tana Samawa sekaligus memperkuat posisi Sumbawa sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang bernilai tinggi. (01)






