SUMBAWA BESAR, Beritalima.net – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmen mengurangi emisi gas rumah kaca melalui program pelestarian lingkungan, salah satunya Sumbawa Hijau Lestari yang mendorong penanaman pohon di kawasan kritis. Selain itu, perluasan penanaman mangrove di wilayah pesisir juga menjadi perhatian untuk menekan emisi karbon sekaligus mencegah abrasi pantai.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, saat menghadiri workshop tata kelola nilai ekonomi karbon subnasional di Bali. Kegiatan itu menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pengendalian emisi gas rumah kaca serta mendorong penerapan nilai ekonomi karbon.
“Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pengendalian emisi gas rumah kaca dan mendorong penerapan nilai ekonomi karbon,” kata Haji Jarot.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berwawasan lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.
“Kami berharap program penguatan tata kelola nilai ekonomi karbon bisa berjalan maksimal dalam mendukung agenda penurunan emisi yang selaras dengan upaya perlindungan lingkungan,” tambahnya.
Menurut Bupati, salah satu langkah yang terus didorong pemerintah daerah adalah memperluas kawasan penanaman mangrove. Keberadaan ekosistem mangrove dinilai penting karena mampu menyerap dan menyimpan karbon, sekaligus memberikan perlindungan alami terhadap kawasan pesisir.
Kabupaten Sumbawa memiliki wilayah yang luas dengan bentangan garis pantai yang panjang. Kondisi tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, terutama dari ancaman abrasi.
Karena itu, penanaman dan pemeliharaan mangrove menjadi salah satu upaya yang perlu diperkuat agar kawasan pesisir tetap terjaga. Menurut Haji Jarot, manfaat mangrove tidak hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan, tetapi juga berpotensi dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
“Abrasi pantai ini bisa kita cegah dengan penanaman mangrove. Apalagi fungsi mangrove ini jika kita jaga dengan baik bisa menjadi wahana wisata sekaligus sumber penghidupan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (01)






