Buka Festival Budaya Paroso, Wabup Sumbawa Tegaskan Festival Budaya Digelar di Seluruh Kecamatan Mulai 2026

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pemerataan pembangunan melalui penyelenggaraan festival budaya di seluruh kecamatan mulai tahun 2026. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat membuka Festival Budaya Paroso di Panggung Seni Budaya Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Rabu (5/8/2026) malam.

Festival yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 itu dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Moyo Hilir, unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Moyo Hilir, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, insan pendidikan, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengajak masyarakat menjadikan Festival Budaya Paroso sebagai momentum memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga warisan budaya yang menjadi identitas Kabupaten Sumbawa.

“Semoga kehadiran kita pada malam hari ini membawa keberkahan dan melalui Festival Budaya Paroso ini kita dapat terus melahirkan kegiatan-kegiatan positif untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Ansori menegaskan, festival budaya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

Menurutnya, Kecamatan Moyo Hilir memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang patut terus dilestarikan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Saya yakin Kecamatan Moyo Hilir memiliki banyak peninggalan sejarah yang harus terus kita lestarikan. Festival seperti ini menjadi ruang untuk menghidupkan kembali warisan budaya sehingga tetap dikenal oleh generasi penerus,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ansori juga mengumumkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang mulai mengalokasikan anggaran penyelenggaraan festival budaya di setiap kecamatan sejak tahun 2026. Langkah ini dilakukan agar pelestarian budaya tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi tumbuh dan berkembang di seluruh wilayah Sumbawa.

Baca Juga:  Dispopar Sumbawa Tekankan Pentingnya Evaluasi Menyeluruh Organisasi Keolahragaan

“Mulai tahun 2026 ini, setiap kecamatan akan melaksanakan festival budaya setiap tahun. Dengan demikian, kegiatan budaya tidak hanya berlangsung di Kabupaten Sumbawa, tetapi juga hadir di kecamatan-kecamatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia menilai, penyelenggaraan festival budaya di tingkat kecamatan akan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi pelestarian budaya, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pemerataan pembangunan daerah.

“Pembangunan harus dirasakan hingga ke desa-desa. Ketika kegiatan budaya dipusatkan di tingkat kecamatan, maka kehidupan sosial, ekonomi, dan sektor lainnya akan ikut tumbuh bersama,” tegasnya.

Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Moyo Hilir yang telah bergotong royong menyukseskan Festival Budaya Paroso.

“Kegiatan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bergotong royong sehingga festival ini dapat terselenggara dengan baik,” ungkap Ansori.

Festival Budaya Paroso akan berlangsung hingga Minggu, 9 Agustus 2026. Berbagai perlombaan dan pertunjukan seni budaya yang melibatkan masyarakat dari desa-desa di Kecamatan Moyo Hilir dijadwalkan mengisi rangkaian kegiatan. Penutupan festival akan dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Melalui penyelenggaraan festival budaya di tingkat kecamatan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap upaya pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi daerah, serta pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028
Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028
Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging
Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis
Job Fair Sumbawa Sediakan 282 Lowongan dari 19 Perusahaan
Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas
Pemda Sumbawa Matangkan Persiapan Fasilitas Olahraga Sebagai Venue PON
Bupati Sumbawa Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Ritel Modern
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:39 WITA

Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:36 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:36 WITA