Dinas LH Sumbawa Upayakan 13 TP3SR Dapat Berfungsi Semua

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, memastikan proses reaktivasi terhadap puluhan tempat Pengolahan Sampah Terpadu, Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) setelah sempat “mati suri” masih terus dilakukan pemerintah.

“Ada 13 TPS3R yang sudah terbangun. Dari jumlah itu yang aktif hanya satu dan yang kita reaktivasi baru dua sementara sisanya masih terus berproses di lapangan,” kata Kepala Seksi Kajian Dampak Lingkungan, Aryan Perdana Putra, Senin (8/6).

Aryan menyebutkan, berdasarkan hasil identifikasi ada 5 persoalan utama sehingga TPS3R tidak beroperasi sebagaimana mestinya. Pertama terkait kelembagaan, kapasitas pengelola yang belum faham, terkendala akses karena ada beberapa TPS3R yang aksesnya sangat tidak bagus.

Ia melanjutkan, karena bangunan dan peralatannya sudah dihibahkan, sehingga pihaknya berharap Pemdes bisa mengintervensi anggarannya melalui APBDes. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan intervensi lebih lanjut terutama dari segi kelembagaan dengan upaya pembinaan dan penguatan SDM.

Baca Juga:  Pemda Sumbawa Matangkan Persiapan Fasilitas Olahraga Sebagai Venue PON

“Kita akan selesaikan dulu dari segi kelembagaannya terlebih dahulu. Termasuk kita akan tingkatkan kapasitas SDM pengelola TPS3R dengan melakukan pelatihan beberapa kali,” terangnya.

Pemkab Sumbawa juga sudah menyiapkan skema, sehingga produk yang dihasilkan oleh TPS3R bisa langsung diambil oleh pengepul. Bahkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan para pengusaha dan pengepul sampah. Sehingga produk yang dihasilkan langsung bisa diambil oleh pasar.

Pada prinsipnya perusahaan dan pemerintah daerah sudah siap mengambil produk yang mereka hasilkan dari pengelolaan sampah tersebut. Hanya saja untuk sementara ini belum ada yang berjalan karena masih fokus penataan kelembagaan terlebih dahulu sebelum benar-benar beroperasi nantinya.

“Hasil produk mereka sudah banyak yang mau mengambil, cuman saat ini mereka belum berproduksi karena masih dalam tahap penataan kelembagaan terlebih dahulu. Kami juga akan tetap intens melakukan pendampingan terhadap mereka,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028
Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028
Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging
Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis
Job Fair Sumbawa Sediakan 282 Lowongan dari 19 Perusahaan
Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas
Pemda Sumbawa Matangkan Persiapan Fasilitas Olahraga Sebagai Venue PON
Bupati Sumbawa Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Ritel Modern
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:39 WITA

Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:36 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:36 WITA