Pemkab Sumbawa Dorong Penanganan Terpadu ODGJ

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 17:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan (Dikes) terus memperkuat upaya penanganan kesehatan jiwa, termasuk mendorong penyediaan rumah singgah khusus bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mendukung pelayanan, pemulihan, serta keberlanjutan perawatan pasien, terutama yang membutuhkan penanganan khusus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, dr. Abadi Abdullah, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak pelayanan kesehatan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Langkah ini kami lakukan sebagai upaya pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Sumbawa, termasuk ODGJ,” ujar dr. Abadi, Selasa (29/9/26).

Menurutnya, kesehatan jiwa memiliki hubungan erat dengan kesehatan fisik. Gangguan kesehatan jiwa yang tidak tertangani dapat memengaruhi kondisi tubuh dan meningkatkan risiko munculnya persoalan kesehatan lainnya.

“Gangguan kesehatan jiwa bukan kondisi yang tidak dapat ditangani. Dengan penanganan yang tepat dan berkelanjutan, mereka memiliki peluang besar untuk sembuh dan kembali produktif,” tegasnya.

Berdasarkan data Dikes Kabupaten Sumbawa, saat ini tercatat 1.069 ODGJ berat yang tersebar di 24 kecamatan. Seluruhnya berada dalam pemantauan tenaga kesehatan puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan dan pengawasan secara berkala.

Selain itu, terdapat 1.425 warga yang terdata mengalami gangguan kesehatan jiwa ringan hingga sedang, seperti depresi dan kecemasan. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan penanganan sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Baca Juga:  Wabup Ansori Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran di Kerekeh, Pastikan Korban Dapat Perhatian

“Kondisi ini perlu perhatian serius. Gangguan jiwa ringan yang dibiarkan tanpa penanganan medis yang baik berpotensi berkembang menjadi gangguan jiwa berat,” jelas dr. Abadi.

Tantangan penanganan kesehatan jiwa di Sumbawa juga terlihat dari kasus bunuh diri dan pemasungan. Sepanjang 2023 hingga 2025, tercatat sembilan kasus bunuh diri, sementara pada 2026 telah ditemukan dua kasus.

Di sisi lain, praktik pemasungan terhadap ODGJ masih menjadi persoalan yang perlu ditangani secara serius. Dikes Sumbawa mencatat terdapat 12 kasus pasung di daerah tersebut, yang menurut dr. Abadi termasuk salah satu angka tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saat ini tercatat ada 12 kasus pasung di Kabupaten Sumbawa. Angka ini merupakan salah satu yang tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Dikes Sumbawa menilai keberadaan rumah singgah ODGJ semakin mendesak. Selain menjadi fasilitas pendukung pelayanan kesehatan, rumah singgah diharapkan dapat membantu memastikan pasien memperoleh perawatan berkelanjutan serta mendukung proses pemulihan dan reintegrasi mereka ke tengah masyarakat. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028
Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028
Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging
Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis
Job Fair Sumbawa Sediakan 282 Lowongan dari 19 Perusahaan
Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas
Pemda Sumbawa Matangkan Persiapan Fasilitas Olahraga Sebagai Venue PON
Bupati Sumbawa Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Ritel Modern
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:39 WITA

Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:36 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:36 WITA