SUMBAWA, Beritalima.net – Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa mendorong penguatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri, terutama seiring berkembangnya investasi sektor pertambangan di Kabupaten Sumbawa.
Kepala BLK Sumbawa, Andy Ashary Kamis (15/10/26), mengatakan program pelatihan kerja perlu diselaraskan dengan kebutuhan riil perusahaan, mulai dari jenis keterampilan, standar kompetensi hingga kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan.
Menurutnya, BLK merupakan bagian dari pemerintah yang memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) kompeten dan meningkatkan daya saing masyarakat.
Karena itu, pemetaan kebutuhan tenaga kerja melalui koordinasi dengan perusahaan diperlukan agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan peluang kerja yang tersedia.
Selain keterampilan peserta, peningkatan kompetensi instruktur, fasilitas pelatihan, dan sertifikasi keahlian juga menjadi faktor penting untuk menghasilkan tenaga kerja yang memenuhi standar industri.
Andy menegaskan, sinergi antara pemerintah, BLK, lembaga pendidikan, dan dunia usaha perlu diperkuat agar tenaga kerja lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk bersaing berdasarkan kompetensi dan kualifikasi.
Melalui pelatihan yang tepat sasaran, tenaga kerja Sumbawa diharapkan mampu mengambil bagian dalam perkembangan investasi daerah sekaligus memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (01)






