SUMBAWA BESAR, Beritalima.net – Turnamen sepak bola pelajar Sakota Cup 2026 resmi bergulir di Lapangan Sepak Bola Diponegoro, Selasa (27/10/2026) sore. Turnamen yang diikuti 32 tim dari 30 SD/MI tersebut dibuka langsung oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Sumbawa, Mustakim, M.Pd.
Kompetisi ini digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sekaligus menjadi wadah bagi siswa sekolah dasar untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
Turnamen perdana yang diinisiasi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) se-Kecamatan Sumbawa di bawah naungan Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 November 2026.

Dalam sambutannya, Mustakim menegaskan bahwa pengembangan peserta didik harus dilakukan secara seimbang, baik dalam bidang akademik, kesenian, maupun olahraga. Menurutnya, ketiga bidang tersebut sama-sama penting dalam mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak.
“Bidang kesenian, akademik, dan olahraga harus berjalan bersama-sama. Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa tidak hanya mendukung satu bidang, tetapi semua potensi anak-anak kita harus mendapat perhatian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Para siswa diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik, bermain secara sportif, serta menghindari segala bentuk kecurangan.
“Saya berharap anak-anak menunjukkan kemampuannya dan menjaga nama baik sekolah masing-masing. Sebagai olahragawan, kita harus menjunjung tinggi sportivitas, bermain dengan baik, dan tidak melakukan kecurangan,” tegasnya.
Mustakim berharap Sakota Cup tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT PGRI, tetapi dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari pembinaan olahraga pelajar di Kecamatan Sumbawa.
Menurutnya, Kecamatan Sumbawa memiliki peran penting sebagai barometer pendidikan dan pengembangan potensi pelajar. Karena itu, penyelenggaraan turnamen ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat pembinaan sepak bola sejak usia dini.
“Kita berusaha mencetak sejarah agar olahraga yang begitu merakyat ini benar-benar bisa berjalan dengan baik. Saya berharap kegiatan ini terlaksana secara kompetitif dan dapat terus berlanjut,” katanya.
Ia turut mengapresiasi kekompakan para guru PJOK yang telah menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, kreativitas dan inovasi para guru dalam menghadirkan kegiatan positif bagi siswa perlu terus didukung, termasuk melalui kegiatan ekstrakurikuler yang sederhana, terjangkau, tetapi memberikan manfaat bagi perkembangan peserta didik.

Sebelumnya dalam laporan Ketua Panitua Sakota Cup 2026, Mansyur, S.Pd., menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan program perdana guru PJOK se-Kecamatan Sumbawa dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 PGRI.
Sebanyak 30 SD/MI dengan total 32 tim kesebelasan ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Panitia berharap pelaksanaan Sakota Cup dapat berjalan lancar dan menjadi agenda olahraga pelajar yang berkelanjutan di Kecamatan Sumbawa.
Melalui Sakota Cup 2026, Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa bersama para guru PJOK berupaya memperkuat pembinaan bakat dan minat siswa, sekaligus mendorong keseimbangan antara prestasi akademik, kesenian, dan olahraga dalam dunia pendidikan.
Turut hadir dalam pembukaan Sakota Cup, sejumlah kepala sekolah SD/MI Kecamatan Sumbawa, para guru olahraga, serta orang tua siswa. (01)






