Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Rakyat Lantung, Enam Luka-luka

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Kecelakaan tambang terjadi di area tambang rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. Tiga penambang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka setelah tertimpa runtuhan batu dan tanah dari tebing.

Peristiwa tersebut terjadi saat para korban bersama sejumlah penambang lainnya sedang mengambil material di bagian bawah tebing. Berdasarkan keterangan saksi, runtuhan diduga dipicu aktivitas penambangan di bagian atas tebing yang mencongkel batu hingga menyebabkan material longsor dan menimpa para pekerja di bawahnya.

Mendengar teriakan warga, saksi langsung menuju lokasi kejadian. Bersama karyawan camp setempat, para korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan operasional jenis Hilux ke Puskesmas Lantung sekitar pukul 22.00 Wita untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kasi Humas Polres Sumbawa, Iptu Zainal Arifin, S.H., mengatakan dari sembilan korban, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, masing-masing satu orang di tempat kejadian perkara (TKP) dan dua lainnya saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Lantung.

“Akibat dari kecelakaan kerja ini, tiga orang penambang meninggal dunia masing-masing satu orang meninggal di TKP dan dua orang lainnya meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Lantung serta enam orang lainnya mengalami luka-luka,” ujar Zainal, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga:  Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, Wabup H. Ansori Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., bersama pejabat utama Polres Sumbawa turun langsung ke lokasi sekitar pukul 00.30 Wita untuk memimpin olah TKP.

Zainal menjelaskan, Kapolres juga telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

Menurutnya, pihak keluarga korban telah menerima kejadian itu sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun secara hukum.

Sementara itu, polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian dan mengamankan alat berat. Aktivitas penambangan di lokasi tersebut juga ditutup sementara selama proses penanganan dan penyelidikan berlangsung.

Polisi masih mendalami dugaan aktivitas pertambangan yang belum mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya pakaian korban, jerigen, alas kaki, topi, linggis, dan palu. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, Wabup H. Ansori Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Wabup Ansori Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran di Kerekeh, Pastikan Korban Dapat Perhatian
DPC PDIP Sumbawa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Kalimango Alas
Diguyur Hujan Lebat, Desa Labangkar Diterjang Banjir
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, Wabup H. Ansori Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:24 WITA

Wabup Ansori Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran di Kerekeh, Pastikan Korban Dapat Perhatian

Sabtu, 5 September 2026 - 15:42 WITA

Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Rakyat Lantung, Enam Luka-luka

Senin, 23 Maret 2026 - 13:35 WITA

DPC PDIP Sumbawa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Kalimango Alas

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:21 WITA

Diguyur Hujan Lebat, Desa Labangkar Diterjang Banjir

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:36 WITA