Dorong Pembelajaran Lebih Interaktif, Dikbud Sumbawa Latih Guru Gunakan Papan Digital

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Sebanyak 50 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sumbawa mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SD yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa.

Bimtek yang berakhir pada Rabu (7/10/26) tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dan operator sekolah dalam memanfaatkan perangkat digital, khususnya papan interaktif yang telah diberikan kepada satuan pendidikan sebagai bagian dari program digitalisasi pembelajaran.

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung perubahan proses pembelajaran agar semakin interaktif, komunikatif dan melibatkan siswa secara aktif.

“Bimtek ini lebih kepada memberikan wawasan dan pengetahuan kepada guru dan operator sekolah mengenai penggunaan aplikasi serta papan digital interaktif. Bagaimana cara penggunaannya dalam proses pembelajaran, ini yang kita latih,” kata Budi.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran diharapkan mampu mengubah pola interaksi antara guru dan siswa. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, tetapi lebih berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa aktif mencari, memahami dan memecahkan persoalan.

“Proses pembelajaran diharapkan lebih interaktif dan komunikatif, dua arah antara guru dengan siswa. Guru lebih kepada peran fasilitator, sehingga lebih banyak umpan balik dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diarahkan untuk menemukan jawaban dari suatu persoalan, tetapi juga didorong untuk memahami akar masalah dan mencari berbagai alternatif penyelesaian.

Budi mengatakan, pendekatan tersebut sejalan dengan penerapan pembelajaran mendalam yang saat ini mulai dikembangkan dalam proses pendidikan.

“Anak tidak hanya diajarkan mencari jawaban dari satu masalah, tetapi juga diajarkan mencari akar masalahnya. Lebih konsultatif, fasilitatif dan interaktif,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang SD Dinas Dikbud Sumbawa, M. Husnul Alwan, S.Ag., M.M.Inov., menjelaskan, digitalisasi pembelajaran merupakan bagian dari program strategis nasional pemerintah untuk memperluas pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan.

Baca Juga:  Pemda Sumbawa Raih WTP Ke – 12 Kalinya

Diungkapkan, pada tahun sebelumnya masing-masing sekolah telah mendapatkan bantuan papan interaktif. Selanjutnya, pada tahun ini proses penambahan perangkat tersebut terus dilakukan sehingga secara bertahap setiap satuan pendidikan diharapkan dapat memiliki papan interaktif di masing-masing kelas.

“Bimtek ini kita lakukan agar guru-guru bisa menggunakan papan interaktif yang diberikan pemerintah. Harapannya, ini bisa menjadi model pembelajaran bagi anak-anak dan membuat mereka lebih melek teknologi sesuai perkembangan zaman,” katanya.

Karena itu, menurutnya, kemampuan guru dalam menggunakan teknologi menjadi hal penting. Guru harus memahami perangkat yang digunakan agar digitalisasi tidak sekadar menjadi pengadaan sarana, tetapi benar-benar memberikan manfaat dalam proses belajar mengajar.

“Untuk mencapai itu, guru juga harus paham. Hari ini kita latih para guru dan operator sekolah agar pengetahuan tersebut dapat diberikan kepada siswa sehingga mereka bisa berkembang secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil Bimtek tersebut diharapkan tidak berhenti pada peserta yang mengikuti kegiatan. Para peserta diharapkan dapat mengimbaskan pengetahuan yang diperoleh kepada guru lainnya di sekolah masing-masing maupun satuan pendidikan lainnya.

“Ini juga tidak sekali pelatihan. Insyaallah kita akan menjalin kerja sama lagi dengan Kementerian agar semua satuan pendidikan mendapatkan pengetahuan yang sama,” katanya.

Bimtek tersebut menghadirkan fasilitator dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta unsur terkait, termasuk dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memastikan pemanfaatan perangkat digital di sekolah berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi guru.

Dinas Dikbud Sumbawa berharap digitalisasi pembelajaran dapat memberikan dampak terhadap kualitas proses belajar mengajar sekaligus mendukung peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028
Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028
Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging
Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis
Job Fair Sumbawa Sediakan 282 Lowongan dari 19 Perusahaan
Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas
Pemda Sumbawa Matangkan Persiapan Fasilitas Olahraga Sebagai Venue PON
Sakota Cup 2026 Resmi Bergulir, 32 Tim SD/MI Perebutkan Prestasi Sepak Bola
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:39 WITA

Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:36 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:36 WITA