SUMBAWA, Beritalima.net – Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa menghadirkan Korwil Sakota Cup 2026 sebagai wadah bagi siswa sekolah dasar untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang sepak bola. Turnamen yang melibatkan 29 sekolah negeri dan swasta tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Kegiatan yang menjadi pelaksanaan perdana pada tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai 27 Oktober hingga 17 November 2026. Turnamen tersebut merupakan program guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) se-Kecamatan Sumbawa di bawah naungan Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa.
Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa, Mustakim, M.Pd., mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT PGRI, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi olahraga yang mereka miliki.
Menurutnya, sepak bola merupakan salah satu olahraga yang banyak diminati siswa. Aktivitas tersebut kerap dilakukan anak-anak saat waktu senggang maupun di luar jam sekolah. Karena itu, diperlukan wadah yang dapat mengarahkan kegemaran tersebut menjadi kegiatan positif, terarah, dan bermanfaat bagi perkembangan peserta didik.
“Di sekolah, salah satu hobi anak-anak yang cukup dominan adalah sepak bola. Saat waktu senggang maupun di luar sekolah, mereka senang bermain bola. Melalui Korwil Sakota Cup 2026, kita ingin memberikan wadah agar bakat dan minat mereka bisa tersalurkan dengan baik,” ujar Mustakim.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya membudayakan semangat kebersamaan dalam memperingati HUT PGRI ke-81. Sebagai bagian dari keluarga besar PGRI, para guru diharapkan dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, panitia telah dibentuk dan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Mustakim juga mengajak kepala sekolah dan para guru untuk memberikan dukungan kepada siswa yang bertanding, termasuk hadir memberikan semangat di lapangan.
Menurutnya, keterlibatan sekolah sangat penting agar turnamen tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, sportivitas, disiplin, dan kebersamaan antarsiswa.
Mustakim turut mengapresiasi kekompakan para guru PJOK se-Kecamatan Sumbawa yang dinilainya konsisten menghadirkan kegiatan olahraga bagi peserta didik. Soliditas tersebut, kata dia, juga terlihat dalam penyelenggaraan turnamen sebelumnya, termasuk Diponegoro Cup.
“Saya mengapresiasi teman-teman guru PJOK Kecamatan Sumbawa yang selalu kompak dalam melaksanakan kegiatan. Kesuksesan kegiatan olahraga sebelumnya juga tidak terlepas dari kebersamaan dan kerja sama mereka,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa mendukung berbagai inovasi positif yang dilakukan guru untuk mengembangkan potensi anak didik. Kegiatan ekstrakurikuler, menurutnya, tetap perlu dilaksanakan dengan mempertimbangkan kemampuan sekolah dan keterjangkauan biaya agar dapat diikuti oleh lebih banyak siswa.
“Kami sangat mendukung kegiatan dan inovasi guru yang positif bagi anak didik. Kegiatan ekstrakurikuler harus tetap berjalan dengan konsep yang terjangkau, sederhana, tetapi memberikan manfaat bagi perkembangan siswa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Korwil Sakota Cup 2026, Mansyur, S.Pd., didampingi penanggung jawab kegiatan, Jufri, S.Pd., mengatakan turnamen ini merupakan program perdana guru PJOK se-Kecamatan Sumbawa dalam rangka memeriahkan HUT PGRI ke-81.
Ia menjelaskan, sebanyak 29 sekolah negeri dan swasta akan ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama lebih dari tiga pekan, mulai 27 Oktober hingga 17 November 2026.
Panitia berharap Korwil Sakota Cup 2026 dapat berjalan lancar serta menjadi agenda olahraga pelajar yang berkelanjutan di Kecamatan Sumbawa. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarsekolah sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, Korwil Pendidikan Kecamatan Sumbawa bersama para guru PJOK berupaya menghadirkan aktivitas ekstrakurikuler yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan pengembangan bakat siswa di bidang olahraga. (01)






