Bupati Sumbawa Kawal Program Lisdes 2027

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA BESAR, Beritalima.net – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, memastikan akan mengawal secara khusus usulan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) tahun 2027, terutama bagi dusun-dusun yang hingga kini belum menikmati layanan listrik. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Desa Matemega, Kecamatan Alas, yang berdasarkan data pemerintah daerah dihuni sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang belum terlayani listrik PLN.

Komitmen tersebut disampaikan Haji Jarot saat menghadiri rapat sinkronisasi usulan lokasi Program Lisdes di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami akan tetap mengawal secara khusus terhadap usulan beberapa dusun yang belum menikmati listrik, sehingga akan menjadi prioritas dalam Program Listrik Perdesaan (Lisdes),” kata Haji Jarot.

Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan listrik juga berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong perluasan jaringan listrik agar masyarakat di dusun-dusun yang belum terjangkau dapat segera menikmati layanan kelistrikan.

Haji Jarot menyebutkan, Kabupaten Sumbawa memperoleh alokasi program Lisdes di lima lokasi, yakni Desa Mungkin, Tepal, Baturotok, Tangkam Pulit, dan Bao Desa. Saat ini, kelima lokasi tersebut masih dalam tahap pemasangan tiang jaringan listrik.

Baca Juga:  MotoGP Mandalika Jadi Ajang Promosi Kre Alang Sumbawa ke Pasar Lebih Luas SUMBAWA, Beritalima.net — Pemerintah Kabupaten Sumbawa memanfaatkan momentum penyelenggaraan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, untuk memperkenalkan kain tenun khas daerah, Kre Alang, kepada pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan mancanegara. Melalui satu booth promosi di kawasan sirkuit, Pemkab Sumbawa akan menampilkan Kre Alang beserta berbagai produk turunannya sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan kriya dan budaya lokal kepada pengunjung MotoGP. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Awaliyah Mutmainnah, mengatakan kesempatan tersebut menjadi peluang bagi produk unggulan daerah untuk memperoleh perhatian dari pengunjung berbagai daerah maupun luar negeri. “Kita hanya mendapatkan satu booth di kawasan sirkuit untuk mempromosikan produk kriya daerah. Fokus utama Kre Alang dan produk turunannya dalam pameran tersebut,” kata Awaliyah. Menurutnya, Kre Alang yang akan ditampilkan memiliki beragam motif, bahan, dan warna khas Sumbawa. Penampilan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada pengunjung mengenai kekayaan seni tenun sekaligus identitas budaya masyarakat Sumbawa. Untuk memperkuat penyampaian informasi, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa juga menggandeng seorang desainer. Kehadirannya diharapkan dapat membantu menjelaskan karakteristik Kre Alang, mulai dari filosofi motif hingga pemilihan bahan dan warna yang menjadi ciri khas kain tenun tersebut. Awaliyah menjelaskan, kesempatan memperoleh booth promosi itu berawal dari keikutsertaan Kabupaten Sumbawa dalam kegiatan Kriya Nusa di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional meminta agar Sumbawa menempatkan satu booth untuk memamerkan produk kriya daerah. “Kesempatan mendapatkan booth tersebut berawal dari keikutsertaan Sumbawa dalam kegiatan Kriya Nusa di Jakarta. Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional meminta kita agar menempatkan satu booth untuk memamerkan produk kriya,” jelasnya. Selain Kre Alang, Pemkab Sumbawa juga akan membawa sejumlah produk unggulan lainnya, di antaranya madu Sumbawa dan susu kuda liar. Produk-produk tersebut menjadi pelengkap promosi untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada pengunjung. Sebagai langkah lanjutan, pihaknya juga akan menyediakan kartu nama pemilik produk bagi pengunjung yang tertarik. Dengan demikian, calon pembeli dapat menghubungi pelaku usaha secara langsung untuk memperoleh informasi maupun melakukan pemesanan. Upaya ini diharapkan tidak berhenti pada pengenalan produk selama berlangsungnya MotoGP Mandalika, tetapi juga membuka peluang kerja sama dan pemasaran berkelanjutan bagi para pelaku usaha lokal. “Tidak hanya promosi kepada masyarakat luas, Kre Alang ini juga sebagai komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan pemasaran produk budaya daerah,” tegasnya. Melalui momentum tersebut, Kre Alang diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu identitas budaya Sumbawa sekaligus produk ekonomi kreatif yang memiliki peluang untuk berkembang di pasar nasional maupun internasional. (01)

“Kami siap mendukung penuh program Lisdes. Sinergi dengan Kementerian ESDM dan PLN terus diperkuat, agar pembangunan jaringan listrik dapat menjangkau dusun-dusun yang hingga kini belum teraliri listrik,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi pekerjaan lanjutan untuk memperluas layanan listrik ke wilayah lain yang belum terjangkau, termasuk Desa Matemega di Kecamatan Alas.

Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 500 KK di desa tersebut belum menikmati layanan listrik dari PLN. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah agar masyarakat setempat dapat memperoleh akses listrik yang memadai.

Untuk mempercepat realisasi usulan tersebut, komunikasi dengan pihak PLN terus dilakukan, termasuk melalui penyampaian surat resmi. Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menyatakan kesiapan memfasilitasi kebutuhan PLN dalam proses pengajuan peminjaman kawasan hutan kepada kementerian terkait, apabila kawasan tersebut diperlukan sebagai lokasi pemasangan tiang jaringan listrik.

Bupati berharap perluasan jaringan listrik dapat dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan melalui koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan PLN. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028
Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028
Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging
Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis
Job Fair Sumbawa Sediakan 282 Lowongan dari 19 Perusahaan
Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas
Pemda Sumbawa Matangkan Persiapan Fasilitas Olahraga Sebagai Venue PON
Bupati Sumbawa Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Ritel Modern
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:39 WITA

Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:36 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:36 WITA