Reaisasi PAD Sumbawa Capai 9,21 Persen di Triwulan I

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 13:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) di triwulan pertama baru mencapai 9,21 persen atau sekitar Rp 23.168.003.672,21 dari target sebesar Rp 251.480.319.895,00.

“Ada 12 OPD yang menjadi pengampu PAD ini dan akan terus kita dorong untuk meningkatkan kinerja dalam mengejar target yang realisasinya saat ini masih sangat kecil,” kata Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Jum’at (17/4/26).

Salah satu sektor yang menjadi penyumbang PAD dan perlu ditingkatkan, yakni di bidang peternakan. Karena selama ini kata dia, pendapatan yang baru bisa tergarap hanya dari Rumah Potong Hewan (RPH). Padahal masih ada beberapa sektor lainnya yang perlu menjadi atensi untuk bisa meningkatkan PAD.

“Masih ada banyak sektor yang bisa kita garap untuk meningkatkan PAD dan kita harus memulai mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sektor penyumbang PAD terbesar selama ini berasal dari PBB-P2, pajak restoran, parkir, serta berbagai jenis retribusi lainnya. Hal ini menjadi atensi untuk beberapa sektor lainnya seperti di sektor peternakan, perikanan, dan pekerjaan umum harus bisa lebih optimal mengejar target PAD.

Baca Juga:  Pemkab Sumbawa Bidik PAD dari Aset Menganggur

“Salah satu contoh di sektor pertanian kita punya komoditas jagung yang cukup melimpah, jika bisa kita garap secara maksimal, kami yakin PAD juga akan meningkat,” jelasnya.

Tentu yang menjadi catatan lanjut Ansori, upaya peningkatan PAD tidak boleh dibebankan kepada masyarakat. Sebab pemerintah tidak berfokus pada kenaikan tarif pajak atau retribusi, melainkan penataan ulang data wajib pajak, agar lebih akurat untuk menggali sektor tersebut.

“Kami tekankan tidak boleh ada kenaikan tarif, yang penting memastikan yang wajib benar-benar wajib. Jadi pembenahan data harus dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya.

Pihaknya bersana TAPD dan OPD pengampu, tetap secara rutin meninjau potensi pendapatan secara komprehensif, termasuk melakukan pendataan ulang. Pihaknya juga akan turun ke lapangan untuk memperbarui data wajib pajak sebagai dasar perencanaan pendapatan yang lebih akurat.

“Dengan data yang benar, potensi bisa tergali secara optimal. Itulah kunci agar PA Sumbawa terus tumbuh dan meningkat tanpa membebani rakyat,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028
Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028
Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging
Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis
Job Fair Sumbawa Sediakan 282 Lowongan dari 19 Perusahaan
Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas
Pemda Sumbawa Matangkan Persiapan Fasilitas Olahraga Sebagai Venue PON
Bupati Sumbawa Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Ritel Modern
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Bupati Sumbawa Tinjau Calon Venue Panahan dan Pickleball untuk PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:39 WITA

Pemda Sumbawa Siapkan GOR Mampis Rungan untuk Venue Tarung Derajat PON 2028

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Pemkab Sumbawa Tekankan Pengawasan Program Strategis dan Pemberantasan Illegal Logging

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:36 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WITA

Pemkab Sumbawa Perkuat Satgas Linmas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat UMKM dan SDM Lewat Kerja Sama Strategis

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:36 WITA