Pickleball Sumbawa Kini Miliki 16 Lapangan

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 10:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – International Pickleball Federasi (IPF) Kabupaten Sumbawa terus melakukan sosialisasi. Baik dalam bentuk informasi, maupun menggelar berbagai pertandingan. Selain dipusatkan dalam kota, juga dilakukan di wilayah kecamatan. Karena itu pengadaan prasana sebagai penunjang pengembangan atlet. Kini IPF Sumbawa telah membangun 16 lapangan. Jumlah ini relatif pesat. Sebab secara organisasi, kepengurusan IPF di Kabupaten Sumbawa baru dilantik pertengahan Februari 2026.

Ketua IPF Sumbawa, H Deddy Damhudji mengaku sebenarnya pengurus sudah di bentuk pada September 2025. Sejak saat itu, terus membangun komunikasi dan koordinasi. Upaya yang dilakukan adalah pengadaan prasarana. Pihaknya berupaya berkoordinasi dengan pemerintah, pihak sekolah. Bahkan dinas terkait juga dilakukan. Diantaranya Diknas Sumbawa dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata. Sebelum dilakukan pelantikan sudah tersedia lebih dari empat lapangan.
“Alhamdulillah banyak dukungan dari teman-teman. Termasuk sejumlah kepala sekolah yang ikut membangun lapangan di sekolahnya. Itu langkah awal yang luar biasa,” kata Deddy.

Lapangan tersebut lanjut Deddy juga kini berada di luar kota. Ia merinci 16 lapangan yang tersebar di beberapa tempat. Lapangan Tugu Sarune (2), MAN I (2), wilayah pantai Saliper Ate, Labuhan, (1), MTsN 1 Sumbawa (1), SMPN 1 (1), Pondok Nusantara Komplek Perumahan Geria Idola (1). Kemudian ada juga yang di kecamatan. Bahkan di kecamatan Lunyuk terbanyak dengan tujuh lapangan, (3 indoor) dan (4 outdoor). Satu lapangan lagi baru diresmikan lapangan Pickleball Baiti Jannati desa Langan, Kecamatan Lopok.

Baca Juga:  PBSI Sumbawa Siapkan Tiga Turnamen Besar di 2026, Poprov NTB jadi Target Utama

Upaya Penambahan prasarana, kata Deddy akan terus dilakukan. Baik indoor maupun outdoor. Ini penting, ketika digelar turnamen akan memudahkan secara rentang jarak dan waktu. Kalau misalnya di Kecamatan Lunyuk atau Langam menggelar pertandingan berskala besar, sudah bukan menjadi masalah. Ia mendorong pengurus yang ada di kecamatan untuk intens menggelar pertandingan. Baik berskala kecil maupun besar. Ini untuk meningkatkan animo masyarakat mencintai Pickleball. “Semoga banyaknya prasarana ini akan sejalan dengan banyaknya atlet dan peningkatan prestasi,”harap Deddy. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua PASI Sumbawa Apresiasi Kegiatan “Sumbawa Run The Grove”
Ketua KONI Sumbawa Ingatkan Atlet O2SN dan LDI Junjung Tinggi Sportivitas
Bangun Kemitraan dengan PB Djarum, PBSI Sumbawa Ingin Lahirkan Atlet Bulutangkis Handal
PBSI Sumbawa Siapkan Tiga Turnamen Besar di 2026, Poprov NTB jadi Target Utama
Melalui Pramonev, KONI Sumbawa Pastikan Database dan Petakan Kendala Cabor di Lapangan
KONI NTB Matangkan Porprov 2026, Pendaftaran Atlet Diperpanjang
Pengurus Akuatik Sumbawa Resmi Dikukuhkan, Ketua KONI Tekankan Raih Medali di Porprov NTB
Pengurus Dikukuhkan, Turnamen Pickleball di Lunyuk Sukses Digelar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:02 WITA

Pickleball Sumbawa Kini Miliki 16 Lapangan

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:44 WITA

Ketua PASI Sumbawa Apresiasi Kegiatan “Sumbawa Run The Grove”

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:20 WITA

Ketua KONI Sumbawa Ingatkan Atlet O2SN dan LDI Junjung Tinggi Sportivitas

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:43 WITA

Bangun Kemitraan dengan PB Djarum, PBSI Sumbawa Ingin Lahirkan Atlet Bulutangkis Handal

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:34 WITA

PBSI Sumbawa Siapkan Tiga Turnamen Besar di 2026, Poprov NTB jadi Target Utama

Berita Terbaru

Olahraga

Pickleball Sumbawa Kini Miliki 16 Lapangan

Senin, 25 Mei 2026 - 10:02 WITA