SUMBAWA, Beritalima.net – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang diikuti kader dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Sernu, Rabu (11/2/2026), ini menjadi ajang konsolidasi besar untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput.
Musancab dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi NTB, Drs. H. Ruslan Turmuzi, serta dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, dan kader partai.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperkuat soliditas dan komitmen perjuangan partai.
Menurutnya, kekuatan PDIP terletak pada kebersamaan dan kedekatan dengan rakyat kecil.
“Musancab ini adalah ruang konsolidasi. Kita ingin memastikan struktur partai sampai tingkat bawah benar-benar solid, aktif, dan hadir di tengah masyarakat. PDIP harus menjadi rumah perjuangan rakyat kecil, bukan sekadar organisasi politik,” ujar Abdul Rafiq.
Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan, disiplin, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
“Kader PDIP harus turun langsung, mendengar keluhan rakyat, membantu persoalan mereka, dan menjadi solusi. Kalau kita dekat dengan rakyat, maka rakyat akan bersama kita,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP NTB, Ruslan Turmuzi, dalam arahannya menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan sebagai ruh perjuangan partai.
“Ketika kita berpartai, jangan mencari keuntungan pribadi. Nilai-nilai kemanusiaan harus kita tonjolkan. Kita harus peka, punya mata hati dan telinga untuk mendengar jeritan masyarakat kecil yang tidak didengar oleh kekuasaan,” kata Ruslan.
Ia menegaskan, kekuasaan bagi PDIP tidak memiliki arti tanpa keberpihakan pada wong cilik.
“Bagi PDIP, kekuasaan adalah kemanusiaan. Tidak ada arti kekuasaan kalau tidak ada nilai kemanusiaan. Siapa pun yang datang meminta bantuan, kita bantu. PDIP adalah rumah besar aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Ruslan juga menyampaikan sikap tegas partai yang menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurutnya, kepala daerah harus tetap dipilih langsung oleh rakyat.
“PDIP menolak hak rakyat dipotong. Pilkada harus tetap langsung. Itu amanat demokrasi,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong seluruh kader untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda politik ke depan, dengan target merebut kembali kursi Ketua DPRD Sumbawa serta memenangkan Pilkada.
“Ke depan kita rebut kembali kejayaan PDIP. Rebut Ketua DPRD, rebut Bupati dan Wakil Bupati. Kita harus bergerak bersama rakyat,” pungkasnya.
Musancab ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang kuat, militan, serta mampu mendengar aspirasi dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (01)






