Dalam kesempatan itu, Jarot memaparkan berbagai potensi strategis daerah yang dinilai mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumbawa ke depan.
“Dengan sumber daya alam yang melimpah, Sumbawa memiliki kesempatan besar untuk membangun usaha dan bisnis. Kita harus mulai hilirisasi, menjadi produsen dari sektor pertanian, perikanan, garam hingga KEK Samota yang nantinya akan memberikan multiplier effect bagi daerah,” tegas Jarot.
Bupati juga menyinggung rencana pengembangan industri garam dan unggas terintegrasi bernilai triliunan rupiah. Untuk mendukung industri garam, pemerintah menyiapkan lahan sekitar 15 ribu hektare.
“Garam membutuhkan sekitar 13,9 ribu hektare lahan, makanya kita siapkan 15 ribu hektare. Ini untuk menciptakan kesempatan kerja dan kesempatan usaha bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jarot turut mengapresiasi kepengurusan periode 2022–2025 dan berharap proses regenerasi organisasi berjalan sehat serta melahirkan pemimpin terbaik.
“Siapapun yang terpilih adalah yang terbaik. Ketua harus memiliki visi membangun Sumbawa lebih cepat,” katanya.
“Kita harus siap berlari, tidak boleh maraton apalagi jalan,” tandasnya.
Ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga soliditas dan tidak terjebak dalam persaingan yang tidak sehat. Menurutnya, masyarakat Sumbawa memang membutuhkan contoh nyata untuk menerima teknologi dan pola usaha baru.
“Orang Sumbawa kadang agak susah mengubah pikiran ke teknologi baru. Tapi kalau sudah ada satu yang berhasil, semua akan ikut,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar para pelaku usaha tidak memonopoli peluang bisnis dan tetap membangun kemitraan dengan UMKM lokal.
“Begitu banyak peluang, jangan semua diambil sendiri. Harus dekat dan bermitra dengan UMKM,” katanya.
Di hadapan peserta, Jarot menegaskan dirinya terbuka terhadap investasi yang masuk ke Sumbawa selama memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Saya akan melindungi setiap investasi yang masuk ke Sumbawa dan akan saya jaga selama memberi kontribusi kepada masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Jarot juga meminta agar proses perizinan di Kabupaten Sumbawa dipercepat guna mendukung iklim investasi yang sehat dan kompetitif.
Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian penting dari demokrasi dan regenerasi di tubuh HIPMI sebagai wadah para pengusaha muda yang memiliki semangat inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“Pemilihan ketua hari ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memilih pemimpin terbaik yang memiliki visi, integritas, dan komitmen dalam membawa BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa menjadi organisasi yang semakin solid, progresif, dan mampu menciptakan iklim wirausaha yang lebih maju,” ujar Farjan.
Ia berharap seluruh rangkaian proses pemilihan dapat berlangsung tertib, demokratis, menjunjung tinggi sportivitas, serta tetap mengedepankan persatuan dan persaudaraan di internal organisasi.
Farjan menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam dinamika organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, kata dia, persatuan HIPMI harus tetap menjadi prioritas utama seluruh anggota.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi organisasi. Tetapi persatuan dan kekompakan HIPMI harus tetap dijaga,” tegasnya.
Farjan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kandidat yang mengikuti proses pemilihan. Menurutnya, kesiapan para calon menunjukkan komitmen dan dedikasi untuk berkontribusi melalui HIPMI dalam mendorong kemajuan dunia usaha di Kabupaten Sumbawa.
Ia berharap kepemimpinan HIPMI ke depan mampu melahirkan program-program nyata yang berdampak terhadap pengembangan pengusaha muda serta pertumbuhan ekonomi daerah. (01)






