SUMBAWA BESAR, Beritalima.net – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, profesionalisme manajer, kesiapan pengelolaan, serta sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan operasional koperasi.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Operasionalisasi KDKMP di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (21/10/2026).
Menurut Wabup, koperasi tidak boleh hanya berhenti pada tahap pembentukan kelembagaan. KDKMP harus segera menjalankan aktivitas usaha dan pelayanan sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa dan kelurahan.
“Percepatan operasional KDKMP membutuhkan keterlibatan dan sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, Forkopimda, hingga pemerintah daerah. Ini kerja bersama untuk rakyat,” tegasnya.
Wabup secara khusus menyoroti peran 21 manajer koperasi yang terlibat dalam percepatan operasionalisasi KDKMP. Ia meminta para manajer menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, dengan memastikan koperasi dikelola secara baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
“Manajer memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan koperasi dikelola dengan baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan. Karena itu, kesiapan pengelolaan harus diiringi komitmen, kerja nyata, dan orientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai KDKMP memiliki posisi strategis sebagai instrumen penguatan ekonomi desa dan kelurahan. Melalui koperasi, potensi ekonomi lokal diharapkan dapat dikelola lebih optimal, akses masyarakat terhadap layanan usaha semakin terbuka, serta kesejahteraan warga meningkat secara bertahap.
Namun, menurutnya, pencapaian tujuan tersebut sangat bergantung pada kualitas pengelolaan, konsistensi pengurus, dan profesionalisme manajer. Kepercayaan masyarakat juga harus menjadi perhatian utama dengan menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang berpihak pada kepentingan warga.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa, lanjut Wabup, akan terus mendorong pendampingan dan penguatan kelembagaan agar KDKMP tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar aktif menjalankan fungsi ekonomi dan pelayanan bagi masyarakat.
“Mari bekerja sungguh-sungguh bagi rakyat. Dengan pengelolaan yang profesional dan kolaborasi yang kuat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan demi terwujudnya Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera,” ajaknya.
Rakor tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmindag), sejumlah kepala perangkat daerah, para camat, kepala desa, serta para manajer KDKMP. Sejumlah undangan turut mengikuti kegiatan secara daring, termasuk Tenaga Ahli Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi RI.
Melalui rakor ini, pemerintah daerah berharap kesiapan operasional KDKMP semakin matang. Sinergi lintas sektor, pendampingan, dan pengawasan akan terus diperkuat agar koperasi desa dan kelurahan mampu menjadi wadah pelayanan, pengembangan usaha masyarakat, sekaligus penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. (01)






