ADD Tahun 2026 Sebesar Rp 132 Miliar

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, mengaku besaran anggaran untuk Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026 terpangkas 11,89 persen atau sekitar Rp21 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

“ADD tahun ini turun dari Rp153 miliar menjadi Rp132 miliar. Itupun berlaku dengan mekanisme dua kali penganggaran,” kata Kadis PMD Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Administrasi Pemerintahan Desa (Pemdes) Hendra Irawan, Selasa (3/2/2026).

Penurunan ADD tersebut terjadi lantaran adanya pemangkasan dana tranfer ke daerah yang diberlakukan pemerintah pusat. Sementara, untuk program prioritas yang akan dilaksanakan di desa nantinya salah satunya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Jadi dana desa dibagi dua, bersifat reguler dan untuk mendukung KDMP. Proporsinya berdasarkan status desa masing-masing, ada yang mandiri, berkembang, maju, sangat tertinggal dan tertinggal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Sumbawa tidak ada desa yang berstatus tertinggal dan sangat tertinggal, melainkan desa mandiri, berkembang dan maju. Sehingga total anggaran reguler yang akan dikelola oleh masing-masing desa sebesar Rp52 miliar bagi 157 desa.

Baca Juga:  BPBD Sumbawa Data Kerugian Akibat Bencana Alam

“Jadi, ada Rp80 miliar yang anggarannya saat ini masih parkir karena belum ada PMK-nya. Karena dananya dibagi dua reguler dan KDMP kami memprediksi penggunaan Rp80 miliar itu untuk KDMP,” ucapnya.

Kalau pun nanti dalam pelaksanaan APBDES lanjutnya, ada program prioritas lainnya yang harus dilaksanakan di tingkat desa diharapkan porsi anggaran berubah. Jika skema tersebut kembali diberlakukan maka pasti akan banyak Kades yang protes.

“Kami tidak ingin ada lagi program seperti ketahanan pangan sebesar 20 persen sehingga desa memiliki program prioritas lain yang bisa dikerjakan secara bersamaan,” ucapnya.

Disinggung terkait besaran pagu anggaran yang akan diterima masing-masing desa, Hendra mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut. Upaya tersebut dilakukan supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari di tengah pemangkasan ADD tahun ini (2026,red).

“Memang ADD kita turun di tahun 2026 karena menurunnya anggaran transfer dari Pusat tetapi hal itu tidak akan berpengaruh terhadap pelaksanaan program di Desa,” tukasnya.  (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Porprov NTB 2026, Ratusan Atlet Sumbawa Ikuti Pelatkab
Pemda Sumbawa Catat Peningkatan Signifikan Pembangunan Infrastruktur Desa di 2025
BPBD Sumbawa Usulkan Bangunan Gudang Logistik Penanganan Bencana
Satpol PP Sumbawa Tingkatkan Pengawasan Selama Ramadhan
Pemda Sumbawa Usulkan Kembali Data 39.147 PBI-JKN ke Kemensos
Pemda Sumbawa Canangkan Program 100 Mustahiq per Desa
Wabup Sumbawa Tinjau Kondisi Jembatan Amblas
Dislutkan Sumbawa Akan Kembangkan Lokasi Produk Rumput Laut
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 12:22 WITA

Porprov NTB 2026, Ratusan Atlet Sumbawa Ikuti Pelatkab

Jumat, 3 April 2026 - 00:50 WITA

Pemda Sumbawa Catat Peningkatan Signifikan Pembangunan Infrastruktur Desa di 2025

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:34 WITA

BPBD Sumbawa Usulkan Bangunan Gudang Logistik Penanganan Bencana

Senin, 16 Februari 2026 - 18:58 WITA

Satpol PP Sumbawa Tingkatkan Pengawasan Selama Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:57 WITA

Pemda Sumbawa Usulkan Kembali Data 39.147 PBI-JKN ke Kemensos

Berita Terbaru

Olahraga

Porprov NTB 2026, Ratusan Atlet Sumbawa Ikuti Pelatkab

Selasa, 7 Apr 2026 - 12:22 WITA