BPBD Sumbawa Atur Skema Penanganan Bencana

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, mengaku tengah menyiapkan skema pengalihan arus sungai dari posisi saat ini dalam upaya meminimalisir bencana banjir yang kerap terjadi di Desa Lebangkar, Kecamatan Ropang.

“Jadi, posisi sungainya melewati kampung dan berkelok-kelok, sehingga kita akan coba membuat lurus agar musibah banjir yang kerap terjadi bisa diminimalisir,” kata Kepala Pelaksana BPBD melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Dr. Rusdianto, Rabu (4/2/2026).

Ia melanjutkan, pembuatan alur baru tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air yang selama ini melewati pemukiman penduduk. Tentu terkait rencana tersebut, pihaknya tetap akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Hilir dari sungai yang akan melewati Lebangkar ada 3 sungai besar dan 7 sungai kecil dan menyatunya aliran sungai ini di desa Lebangkar sehingga kerap terjadi bencana banjir,” ucapnya.

Ia menyebutkan, untuk meluruskan aliran sungai sepanjang 113 meter tersebut ada lahan pertanian yang akan terdampak nantinya. Sehingga butuh kerelaan dari masyarakat untuk melepas tanah mereka untuk menjadikan aliran air sungai tersebut, tidak lagi melewati kampung.

“Kita tetap akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat, apalagi masyarakat setuju maka pihaknya akan langsung melakukan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan meninggikan beronjong yang sudah terpasang saat ini. Hal itu perlu dilakukan agar debit air yang tinggi tidak langsung menghantam pemukiman masyarakat terutama yang berada di pinggir sungai.

Baca Juga:  Distan Sumbawa Akan perluas Tanaman Kopi di Wilayah Potensial

“Bronjong yang terpasang saat ini kita juga tinggikan, supaya air tidak masuk lagi ke pemukiman termasuk juga air sungai akan kita alihkan ke lokasi baru,” tambahnya.

Sebelumnya, bencana banjir yang terjadi Desa Lebangkar, Kecamatan Ropang, Kamis (29/1/2026) merendam rumah warga juga mengakibatkan 4 unit kendaraan roda empat, 2 unit sepeda motor rusak termasuk jaringan air bersih.

“Kita sudah laporkan secara resmi ke pemerintah daerah terkait kerusakan akibat banjir tersebut dengan harapan bisa segera ditangani,” katanya.

Ia melanjutkan, khusus untuk jaringan air bersih yang rusak berat, diharapkan bisa segera dilakukan penanganan. Hal itu dianggap mendesak oleh masyarakat, karena ketersediaan air bersih sangat penting di tengah kondisi bencana yang melanda wilayah mereka.

“Jaringan air bersih ini kami anggap sangat penting karena masyarakat kami sangat kesulitan jika tidak ada air bersih. Kami juga berharap 6 hektare lahan pertanian yang terancam gagal panen juga jadi atensi,” ujarnya.

Berdasarkan data di lapangan lanjut Ungang, jumlah korban terdampak mencapai 240 jiwa atau 80 kepala keluarga (KK). Adapun lokasi yang terdampak bencana cukup parah yakni Dusun Lebangkar C yang mencapai 40 KK atau 120 jiwa.

“Hasil hitungan kami kerugian akibat bencana tersebut ditaksir mencapai Rp500 juta terutama alat elektronik dan kendaraan yang rusak termasuk jaringan air bersih,” ucapnya. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumbawa Bentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah
Dinas LH Sumbawa Upayakan 13 TP3SR Dapat Berfungsi Semua
Sekolah Rakyat di Sumbawa Ditarget Beroperasi 2027, Komisi V DPR RI Pastikan Kesiapan Lokasi
Komisi V DPR RI Siapkan Revitalisasi Terminal Sumer Payung, Akan Dibangun Modern seperti Terminal Mandalika
SPAM Beringin Sila dan Marenteh Diproyeksi Akomodir 1.516 Sambungan Rumah Baru
22 Kapal Pesiar Dijadwalkan Masuk ke Sumbawa Selama Tahun 2026
25 Pelamar dari Sumbawa Lolos Program Magang ke Jepang
Pemda Sumbawa Raih WTP Ke – 12 Kalinya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:26 WITA

Bapenda Sumbawa Bentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 22:27 WITA

Dinas LH Sumbawa Upayakan 13 TP3SR Dapat Berfungsi Semua

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:00 WITA

Sekolah Rakyat di Sumbawa Ditarget Beroperasi 2027, Komisi V DPR RI Pastikan Kesiapan Lokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:25 WITA

SPAM Beringin Sila dan Marenteh Diproyeksi Akomodir 1.516 Sambungan Rumah Baru

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:24 WITA

22 Kapal Pesiar Dijadwalkan Masuk ke Sumbawa Selama Tahun 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bapenda Sumbawa Bentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:26 WITA

Pemerintahan

Dinas LH Sumbawa Upayakan 13 TP3SR Dapat Berfungsi Semua

Senin, 8 Jun 2026 - 22:27 WITA