Pemda Sumbawa Siapkan Proteksi Agar Pekerja Lokal jadi Prioritas di Dodo Rinti

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Beritalima.net – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, tengah menyiapkan proteksi khusus terhadap para tenaga kerja lokal jelang konstruksi proyek tambang PT AMMAN di Blok Dodo Rinti dan Lempui yang diperkirakan mulai dilakukan di tahun 2027. Pekerja lokal akan diprioritaskan untuk bekerja di sektor pertambangan tersebut.

“Kami tetap akan memberikan porsi lebih bagi tenaga kerja lokal kita, karena bagaimanapun juga masyarakat kita harus sejahtera di rumah sendiri. Kami juga akan tetap berusaha memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan,” ujar Kadis Nakertrans, H. Khaeruddin, Senin (18/5).

Meski untuk kebutuhan tenaga kerja di proyek tersebut, belum diketahui jumlahnya, tetapi polanya akan mulai diarahkan. Pemerintah juga akan mengambil langkah awal dengan menyiapkan SDM handal dan profesional sesuai kebutuhan perusahaan nantinya.

Hal itu dilakukan pemerintah, karena pada prinsipnya kesejahteraan masyarakat lokal harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan,sehingga angka pengangguran dan kemiskinan bisa turun secara signifikan di masa yang akan datang.

“Kalau untuk jumlah kebutuhan tenaga kerja kami belum mengetahui secara pasti, tetapi kami menjamin porsi tenaga kerja lokal akan menjadi prioritas untuk terus kita perjuangkan,” ujarnya.

Baca Juga:  WFH Mulai Diberlakukan di Kabupaten Sumbawa

Memprioritaskan tenaga lokal lanjutnya, merupakan kewajiban daerah untuk terus diperjuangkan. Pola penyiapan tenaga kerja lokal yang kompeten melalui Balai Latihan Kerja (BLK) bisa menjadi salah satu untuk meretas dominasi tenaga kerja dari luar daerah.
“Selain vokasi dari segi keahlian, kami juga akan mengupayakan pemenuhan kompetensi siap bekerja. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir dan investasi akan berkembang pesat di Sumbawa,” jelasnya.

Disinggung terkait jumlah pelamar yang sudah memasukkan lamaran untuk proyek tersebut, ia menyebutkan hingga saat ini jumlah pelamar yang sudah terdata mencapai 1.200 orang. Jumlah itupun merupakan masyarakat yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kabupaten Sumbawa dan diperkirakan akan terus bertambah.

“Yang NIK Sumbawa saja pelamarnya sudah 1.200 orang belum dari kabupaten/kota yang lain,sehingga kami akan terus berupaya menyiapkan SDM yang unggul melalui pelatihan vokasi sesuai kebutuhan perusahaan,” ujarnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritalima.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumbawa Bentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah
Dinas LH Sumbawa Upayakan 13 TP3SR Dapat Berfungsi Semua
Sekolah Rakyat di Sumbawa Ditarget Beroperasi 2027, Komisi V DPR RI Pastikan Kesiapan Lokasi
Komisi V DPR RI Siapkan Revitalisasi Terminal Sumer Payung, Akan Dibangun Modern seperti Terminal Mandalika
SPAM Beringin Sila dan Marenteh Diproyeksi Akomodir 1.516 Sambungan Rumah Baru
22 Kapal Pesiar Dijadwalkan Masuk ke Sumbawa Selama Tahun 2026
25 Pelamar dari Sumbawa Lolos Program Magang ke Jepang
Pemda Sumbawa Raih WTP Ke – 12 Kalinya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:26 WITA

Bapenda Sumbawa Bentuk Tim Optimalisasi Pajak Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 22:27 WITA

Dinas LH Sumbawa Upayakan 13 TP3SR Dapat Berfungsi Semua

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:00 WITA

Sekolah Rakyat di Sumbawa Ditarget Beroperasi 2027, Komisi V DPR RI Pastikan Kesiapan Lokasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:58 WITA

Komisi V DPR RI Siapkan Revitalisasi Terminal Sumer Payung, Akan Dibangun Modern seperti Terminal Mandalika

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:25 WITA

SPAM Beringin Sila dan Marenteh Diproyeksi Akomodir 1.516 Sambungan Rumah Baru

Berita Terbaru

Uncategorized

Ketika Sampah Mengubah Masa Depan

Rabu, 29 Jul 2026 - 00:53 WITA